Intip Pesan dibalik Kisah Film My name is khan 9/11

Selain Taare Zameen Par, ada satu lagi film India yang ceritanya mengharu biru dan bakalan ngehabisin tisu di rumah kamu, yaitu kisah film My Name is khan. Kedua film Bollywood ini, dijamin akan membuat merinding bulu kudukmu. Anehnya, kedua tokoh utama film memiliki karakter yang mirip, yaitu mempunyai kekurangan dari segi non-fisik.

Tapi dalam hal kesuksesan dan popularitas, My name is khan jauh lebih unggul dari Taare Zameen Par. Kalau tidak percaya coba cek di Google, hasil pencarian My name is khan bisa mencapai 10 juta lebih, sedangkan Taare Zameen Par, satu juta saja tidak sampai. Meskipun begitu, kalau disuruh memilih di antara keduanya, Saya akan pilih Taare Zameen Par (pilihan pribadi loh ya!).

Ada 2 yang hal yang paling menarik kalau ngebahas Film My name Is Khan. Pertama adalah pesan yang disampaikan film, dan kedua adalah kesuksesan film ini.

Review Pesan dan Kisah film My Name is Khan

“My name is Khan and I am not a terrorist”, itulah potongan dialog yang sangat terkenal dalam film India ini. Dialog ini, bisa dimaknai sebagai pernyataan atau ungkapan sangkalan bahwa orang tersebut bukalah teroris.

Rizwan Khan (Shahrukh Khan), tokoh utama dalam film ini, berulangkali mengucapkan dialog tersebut dalam beberapa adegan. Dan yang paling menonjol adalah saat dia mengucapkan dialog “My name is Khan and I am not a terrorist” di hadapan ribuan rakyat amerika, didampingi oleh presiden Amerika Serikat, Barrack Obama. Bagaimana ceritanya Rizwan Khan sampai bisa melakukan itu? Nah itulah yang menarik.

Dalam film ini, Rizwan Khan (India) digambarkan sebagai seorang muslim yang mempunyai gangguan untuk berkomunikasi dengan sesama, istilah dokter-nya sindrom asperger. Dia berjuang melawan ketidakadilan yang diterimanya sebagai orang muslim setelah kejadian WTC 11 september 2001.

Yup, kisah film My name is khan memang berlatar belakang kejadian 11 september 2001 (dikenal dengan serangan 9/11), kejadian mengerikan yang menewaskan ratusan orang tak berdosa. Di film ini, setelah kejadian tersebut Orang muslim di Amerika dikucilkan, dibuli bahkan dianggap sebagai teroris. Rizwan Khan dengan segala keterbatasannya itu, berjuang melawan stigma negatif tersebut. Pesan yang ingin disampaikan film ini sangatlah mulia, yaitu tentang keadilan dan kedamaian. Bahwa kita tidak boleh melakukan SARA terhadap orang atau golongan tertentu.

Kesuksesan film My name is khan, Kejeniusan Pembuat film dalam Melihat Momen

Memang diakui, kualitas film India My name is khan bagus, tapi kesuksesan film Bollywood ini di pasaran internasional tidak hanya terletak pada kualitasnya saja. Menurut Saya, pembuat film juga pandai memanfaatkan dan melihat momem yang ada, berupa booming isu SARA terhadap orang muslim pasca kejadian 9/11 (WTC 11 september 2001).

Sesuatu yang lagi ngehits, biasanya akan mudah terjual itulah bahasa mudahnya. Tidak hanya film ini saja, banyak juga film yang memanfaatkan momen atau kejadian tertentu, contohnya adalah “film 2012”. Masih ingat film 2012, sebuah film yang mengisahkan hari kiamat. Kala itu lagi “negthits” ramalan tentang hari kiamat yang akan jatuh pada tanggal 12 bulan 12 tahun 2012. Dan buktinya, film 2012 cukup laku di pasaran karena dirilis menjelang hari-H, dimana isu hari kiamat akan tiba.

Leave a Reply